Akhir Bulan, 4 Mahasiswa NU Ikuti Short Study Internship di Belgia

by
Abdul Wahib (tengah berbaju batik) didampingi Ketua IPNU Kota Semarang dan mantan Ketua IPNU Kota Semarang seusai silaturrahmi ke MA NU Nurul Huda (istimewa)

SOROTNUSANTARA.COM , SEMARANG – Nahdlatul Ulama (NU) memiliki potensi yang luar biasa, termasuk dalam bidang pendidikan. Tak hanya pesantren, pelajar dari sekolah atau madrasah NU juga mampu membuktikan potensi tersebut. Arni Apriliana, Anjar Rahayu, Destya Reza Umami, dan Abdul Wahib, 4 mahasiswa NU yang kuliah di Kota Semarang akan mengikuti ikuti Short Study Internship di Belgia.

Selama 36 hari, mereka akan mengikuti program tahunan yang diselenggarakan oleh Colruyt Academy Belgia bekerja sama dengan YKAI (Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia). Mereka direncanakan bertolak menuju Belgia pada tanggal 27 September mendatang.

Satu diantaranya Abdul Wahib, alumnus Madrasah Aliyah (MA) Nahdlatul Ulama (NU) Nurul Huda, saat dikonfirmasi mengaku kaget ketika mengetahui dirinya dinyatakan YKAI lulus seleksi untuk belajar di Colruyt Academy, yang terletak di kota Halle, Belgia. Rasa syukur terucap, tak menyangka mendapatkan kesempatan tersebut.

“Ini merupakan berkat jasa para guru, orang tua, dan pihak Colruyt-YKAI yang selalu membimbing study sarjana saya di bidang Perbankan UIN Walisongo. Tentu saya harus semaksimal mungkin untuk memanfaatkan kesempatan ini agar saya bisa balas budi atas jasa baik mereka,” ujarnya, Senin (23/9/2019) seusai bersilaturahmi ke sekolahnya, MA NU Nurul Huda Jalan Kiai Gilang, Mangkang Kulon Kota Semarang.

Syarat utama untuk mendapat program berasiswa short study tersebut harus lulus tepat waktu. Ia berhak mendapat beasiswa tersebut karena pada 2015 silam lulus dari MA NU Nurul Huda Semarang, dan kini tepat di semester 8 mendapatkan gelar strata 1. “Jika kami bisa menyelesaikan studi sarjana sebelum bulan Agustus 2019, kami berhak mengikuti study singkat di Belgia selama 36 hari,” bebernya.

Atas keberhasilan tersebut, Kepala MA NU Nurul Huda, M. Ahyar mengungkapkan, MA NU Nurul Huda merupakan satu-satunya madrasah di Kota Semarang yang lulusannya selalu ada yang berhasil meraih kesempatan mengikuti studi singkat ini.

Disebut dalam beberapa tahun ini sebanyak 15 alumni tercatat lulus seleksi untuk mengikuti studi singkat yang diselenggarakan oleh Colruyt bersama YKAI. “Abdul Wahib adalah alumni madrasah kami generasi ke-10 yang berhasil lulus mengikuti program beasiswa ini. Sementara yang 5 mahasiswa lainnya masih aktif studi di universitas mereka masing-masing”, kata Ahyar menjelaskan.

Perlu diketahui, Abdul Wahib tercatat sebagai kader Pimpinan Komisariat IPNU MA NU Nurul Huda di tahun 2014 dan menjadi salah satu pengurus PAC IPNU Kecamatan Tugu pada periode 2015-2017. Sedangkan Arni April pernah aktif di Pimpinan Komisariat IPPNU SMP Al Musyaffa, Kampir, Sudipayung Kendal sebagai wakil bendahara. Sedikit berbeda, Destya dan Arni mengambil jalur perjuangan NU secara kultural di kelurahan masing-masing. (arh)